Tidak Semua Hal Harus Dijelaskan

Ada saatnya dalam hidup ketika kita merasa ingin menjelaskan segalanya.

Menjelaskan keputusan kita.
Menjelaskan sikap kita.
Menjelaskan kenapa kita memilih jalan yang berbeda.

Seolah-olah, jika semua orang mengerti, semuanya akan terasa lebih ringan.

Tapi kenyataannya tidak selalu begitu.

Semakin sering kita menjelaskan, kita justru semakin lelah.

Karena tidak semua orang mendengar untuk memahami.
Sebagian hanya mendengar untuk menilai.

Apa pun yang kita katakan, tetap akan ada yang tidak setuju.
Tetap akan ada yang salah paham.

Dan pada titik itu, kita mulai sadar:

penjelasan tidak selalu membawa ketenangan.

Ada hal-hal yang memang tidak perlu dijelaskan terlalu jauh.

Bukan karena kita tidak mampu.
Tapi karena kita memilih untuk menjaga energi.

Kita tidak harus menjelaskan kenapa kita berubah.
Tidak harus menjelaskan kenapa kita menjauh.
Tidak harus menjelaskan kenapa kita memilih diam.

Karena tidak semua orang perlu tahu cerita lengkap hidup kita.

Kedewasaan sering kali terlihat dari cara kita menahan diri.

Menahan diri untuk tidak membalas.
Menahan diri untuk tidak menjelaskan hal yang tidak perlu.
Menahan diri untuk tidak memperpanjang sesuatu yang sebenarnya bisa selesai dengan diam.

Dan anehnya, di situlah kita justru menemukan ketenangan.

Hidup bukan tentang siapa yang paling bisa menjelaskan dirinya dengan baik.

Tapi tentang siapa yang bisa tetap tenang meski tidak dimengerti.

Karena pada akhirnya,
tidak semua hal harus dijelaskan.

Beberapa hal cukup dijalani.

Post a Comment for "Tidak Semua Hal Harus Dijelaskan"